Kamis, 26 Maret 2015

KEWIRAUSAHAAN

Pengertian Kewirausahaan.
    Pengertian Kewirausahaan relatif berbeda antara para ahli satu dengan para ahli lainnya,ini dikarenakan sumber atau acuan yang berbeda dengan titik perhatian dan penekanan-penekan yang berbeda pula.Berikut pengertian-pengertian dari beberapa ahli:

Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian.

Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.

Peter F. Drucker
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.

Zimmerer 
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).


Kewirausahaan mampu berjalan dengan baik,apabila mempunyai  seorang wirausaha yang baik dan handal pula.Berikut pengertian-pengertian wirausaha menurut beberapa ahli:
Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.

Israel Kirzner (1979) 
Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.


Joseph Schumpeter (1934)
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk :

memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru,
a.   Memperkenalkan metoda produksi baru,
b.   Mmembuka pasar yang baru (new market),
c.  Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau    komponen baru, atau menjalankan organisasi baru pada suatu industri.

Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.

Tujuan Dan Manfaat wirausaha.
1. Tujuan wirausaha.
  • Meningkatkan jumlah pengusaha yang berkualitas tinggi.
  • Meningkatkan kemampuan dan daya integritas tinggi untuk para pengusaha untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Mengembangkan kesadaran untuk berwirausaha untuk semua golongan,mulai dari pelajar atau mahasiswa dan para masyarakat pada umumnya. 
2. Manfaat wirausaha.

  • Memanfaatkan potensi yang ada dan melakukan perubahan untuk diri sendiri dan orang lain.
  • Memperoleh Finasial yang tak terbatas.
  • Mampu bekerja lebih mandiri.
  • Menambah lapangan pekerjaan bagi setiap orang.
Ciri Dan Watak Kewirausahaan.

        Seorang Wirausaha yang handal dan mampu menjalankan roda perusahaan yang ia miliki harus mempunyai kharakgian wirausahateristik yang tertentu mulai dari sikap dan perilaku.Sikap dan Perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh seseorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan agar wirausahawan tersebut dapat maju/sukses.
Gooffrey G. Meredith (1996; 5-6) mengemungkakan ciri-ciri dan watak kewirausahaan seperti berikut :


Keuntungan Dan Kerugian Wirausaha.
Menurut ilik(2010), terdapat keuntungan dan kerugian ketika seorang mengambil pilihan menjadi seorang wirausaha diantaranya :

Keuntungan Kewirausahaan.
  1. Otonomi Pengelolaan yang bebas dan tidak terikat membuat wirausaha memposisikan seseorang menjadi “bos” yang memiliki kehendak terhadap kontrol bisnisnya. Hal ini juga didukung dengan pendapat Robert T. Kiyosaki yang menyatakan bahwa pada dasarnya perspektif menjadi seorang wirausaha adalah pilihan karena mencari sebuah kebebasan.
  2. Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi Peluang untuk mengembangkan konsep usaha yang dapat menghasilkan keuntungan sangat memotivasi wirausaha.
  3. Kontrol finansial (Pengawasan keuangan). Bebas dalam mengelola keuangan, dan merasa kekayaan sebagai milik sendiri.
  4. memiliki legitimasi moral yang kuat untuk mewujudkan kesejahteraan dan menciptakan kesempatan kerja. Hal ini dikarenakan target entrepreneur adalah masyarakat kelas menengah dan bawah, maka entrepreneu memiliki peran penting dalam proses trickling down effect. 

Kerugian Kewirausahaan :

  1. Pengorbanan personal. Pada awalnya, wirausaha harus bekerja dengan waktu yang lama dan sibuk. Sedikit sekali waktu untuk kepentingan keluarga, rekreasi. Hampir semua waktu dihabiskan untuk kegiatan bisnis. 
  2. Beban tanggung jawab. Wirausaha harus mengelola semua fungsi bisnis, baik pemasaran, keuangan, personil maupun pengadaan dan pelatihan. 
  3. Kecilnya marjin keuntungan dan kemungkinan gagal. odul Pembelajaran Kewirausahaan 19 Karena wirausaha menggunakan keuntungan yang kecil dan keuangan milik sendiri, maka marjin laba/keuntungan yang diperoleh akan relatif kecil dan kemungkinan gagal juga ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar